LBH Menerima Pengacara Relawan untuk Penanganan Kasus Pidana – LBH atau Lembaga Bantuan Hukum merupakan sebuah organisasi berpengalaman yang telah berdiri sejak tahun 1970 silam. Di dalam memberikan perlindungan hukum, LBH akan memberikan bantuan hukum secara gratis bagi masyarakat yang tidak mampu. Dari tahun 2008 hingga tahun 2012, LBH telah memberikan bantuan hukum sebanyak seribu kasus setiap tahunnya. Dari pengaduan masyarakat kepada LBH, kasus pidana merupakan kasus dominan yang banyak dialami oleh terdakwa. Dari banyaknya kasus yang diterima oleh LBH, tidak semua kasus ditangani oleh LBH secara litigasi. Masih banyak kasus yang masuk pada tahapan konsultasi sebelum masuk ke tahapan yang lebih lanjut. Kondisi tersebut dapat terjadi lantaran LBH memiliki jumlah pengacara relawan yang terbatas. LBH harus membatasi kasus pidana yang dilayangkan oleh pihak-pihak tertentu akibat jumlah pengacara yang tidak sesuai dengan jumlah kasus pidana yang harus diselesaikan.

Dari pengalaman para pengacara relawan LBH, tersangka kasus pidana mendapatkan pengaruh yang amat besar atas kasus yang mereka hadapi. Praktek penyiksaan serta penyimpanan hukum tidak akan mereka alami jika mendapatkan pendamping hukum yang tepat. Untuk meningkatkan layanan hukum pidana kepada masyarakat yang membutuhkan, LBH membuka kesempatan bagi para pengacara yang berniat memberikan payung hukum kepada masyarakat yang membutuhkan. Bagi mereka yang berminat menjadi salah satu bagian dari LBH, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Sebagai seorang pengacara publik, berikut kualifikasi atau persyaratan yang harus dipenuhi:
a. S1 ilmu hukum
b. Bersedia bekerja dalam waktu penuh
c. Pernah mengabdi sebagai pengacara relawan setidaknya selama 1 tahun
d. Bukan bagian dari militer, kepolisian atau pegawai negeri
e. Menguasai bahasa Inggris, minimal bahasa Inggris pasif
f. Memiliki pengalaman di bidang litigasi atau non litigasi minimal selama 2 tahun
g. Memiliki kartu advokat dan izin berbicara selama berada di peradilan
h. Menguasai hukum pidana secara praktek dan teori

Jika kualifikasi yang disebutkan di atas dipenuhi dengan baik, pengacara dapat melakukan pengisian form yang telah disediakan oleh pihak LBH. Setelah melakukan pengisian form, pihak LBH akan melakukan penyeleksian dan menerima mereka yang memenuhi kualifikasi. Jika pengacara telah sah menjadi bagian dari LBH, pengacara tersebut dapat memulai pekerjaan sesuai dengan perananannya sebagai seorang pengacara relawan atau pengacara publik. Seorang pengacara tindak pidana akan memberikan bantuan hukum selama berjalannya proses hukum. Tidak hanya memberikan bantuan, pengacara relawan juga akan memberikan nasehat dan arahan kepada para kliennya. Menurut undang-udang, seorang pengacara memberikan jasa hukum di dalam dan di luar pengadilan. Upaya perlindungan hukum yang mereka lakukan tentunya berdasarkan oleh undang-undang advokat. Selama melakukan pembelaan dan bantuan hukum atas kasus hukum pidana klien, pengacara relawan akan memberikan pemahaman hukum kepada klien sehingga mereka mengenal proses hukum yang akan dijalani selama beberapa tahapan.

Dalam melakukan bantuan hukum, LBH tidak memberikan layanan dengan biaya yang mahal. LBH bahkan memberikan bantuan hukum secara percuma kepada pemain judi bola yang tertangkap saat bermain judi online di agen sbobet tanpa dipungut biaya apapun. Di dalam kepentingan pembelaan, pengacara akan berperan sebagai penasehat hukum. Di setiap pemeriksaan, pengacara akan melakukan pembelaan berdasarkan dengan undang-undang yang telah ditetapkan. Setiap terdakwa kasus pidana berhak memilih penasehat hukum secara pribadi. Pengacara akan memberikan bantuan dari tahap penyelidikan hingga tahap pembelaan di persidangan. Karena dukungan seorang pengacara relawan sangatlah penting, tak mengherankan jika LBH menerima pengacara relawan untuk menanbah jumlah armada hukum yang dibutuhkan.

Please follow and like us: